Resep Semur Jengkol Sederhana Ala Rumahan

Halimah Nurul

Resep Semur Jengkol Sederhana Ala Rumahan
Resep Semur Jengkol Sederhana Ala Rumahan, Source Image: Dapurawit.com

Resep Semur Jengkol Sederhana Ala Rumahan – Tidak bau dan empuk, belakangan ini dicari oleh banyak orang. Lantaran hidangan ini cocok disantap bersama sepiring nasi hangat, tahu, tempe serta telur.

Namun, apakah Bunda tahu bagaimana cara membuat semur jengkol tidak bau dan empuk? Jika tidak, langsung saja simak resep sumur jengkol sederhana ala rumahan yang Dapurawit siapkan di bawah ini.

Resep Semur Jengkol Sederhana Ala Rumahan

Resep Semur Jengkol Sederhana Ala Rumahan Tidak Bau dan Empuk

Tak jarang orang membuat semur jengkol masih mengeluarkan bau dan keras, namun hal tersebut bisa sedikit dihilangkan dengan beberapa tips. Ada proses tambahan, sebelum jengkol ditumis dengan bumbu rempah-rempah.

Lantas, apa saja proses tambahan agar jengkol empuk dan tidak berbau? Daripada Bunda penasaran, langsung saja lihat detail resep semur jengkol sederhana ala rumahan berikut ini:

JenisKeterangan
Nama ResepResep Semur Jengkol Sederhana Ala Rumahan
KategoriMakanan
Waktu Persiapan30 menit
Waktu Penyajian20 menit
Jumlah Penyajian4 porsi

Bahan

  • 500 gram jengkol, utamakan yang sudah tua
  • 1 batang sereh
  • 2 lembar daun salam

Bumbu Semur

  • 4 siung bawang putih
  • 8 siung bawang merah
  • 3 cm lengkuas
  • 2 cm jahe
  • 5 butir kemiri
  • 6 buah cabe merah
  • 4 buah cabe rawit
  • 2 lembar daun jeruk
  • 2 lembar daun salam
  • 2 batang sereh
  • 3 sdm kecap manis
  • 1 sdm gula merah, sisir
  • 2 sdt gula pasir
  • 700 ml air
  • 1 1/2 sdt garam
  • 1 sdt ketumbar bubuk
  • 1 sdt merica bubuk
  • 1 sdt kaldu ayam bubuk
  • 1 bungkus santan instan
  • Minyak goreng secukupnya

Cara Membuat

  1. Langkah pertama, rebus jengkol dengan daun salam serta sereh.
  2. Selama proses merebus panci jangan ditutup, supaya uap air keluar hal ini untuk mengurangi bau dari jengkol. Setiap berapa menit harus di cek, karena tipe jengkol berbeda-beda ada yang cepat empuk adapula yang lama. Apabila air sudah menyusut dan jengkol belum empuk, maka silakan tambahan air lagi untuk merebus kembali.
  3. Setelah empuk, angkat dan rendam dengan air biasa. Diamkan kurang lebih 15 menit.
  4. Sembari menunggu, haluskan bumbu-bumbu bisa menggunakan blender atau diulek.
  5. Selanjutnya siapkan cobek, kemudian jengkol yang sudah direndam tadi bersihkan dari kulitnya. Geprek sedikit saja sampai penyet.
  6. Berikutnya panaskan minyak goreng, lalu tumis bumbu yang tadi sudah dihaluskan. Tumis sampai harum dan matang.
  7. Jika sudah harum, masukkan sereh, daun salam serta daun jeruk jangan lupa disobek-sobek. Tumis lagi sampai layu dan harum.
  8. Tambahkan sedikit air, supaya bumbu tidak gosong.
  9. Sesudah matang, tambahkan air secukupnya lalu aduk.
  10. Masukkan jengkol, gula pasir, gula merah, garam, kaldu bubuk serta santan instan. Aduk terus, supaya santannya tidak pecah.
  11. Terakhir, tambahkan kecap manis sembari diaduk. Masak sampai kuah mengental, jangan lupa koreksi rasa. Angkat dan sajikan.
  12. Selesai, semur jengkol sederhana ala rumahan siap disantap dengan nasi hangat.

Pastikan Bunda ketika membuat semur jengkol di rumah, sembari melihat resep sederhana di atas. Agar nantinya, hasil hidangan bisa empuk serta tidak berbau sesuai harapan.

Rekomendasi resep jengkol dan resep semur lainnya:

Resep Olahan JengkolResep Semur Galantin
Resep Semur Telur Tahu Kecap BangoResep Semur Telur

Tak jarang juga orang bertanya, apa sih perbedaan semur jengkol di setiap daerah? Perbedaannya terlihat dari segi kuah, di Jawa cenderung berkuah kental sedang Betawi atau Sunda sedikit lebih encer. Dari segi penyajian di daerah Jawa maupun Sunda hanya dengan nasi hangat, sedangkan Betawi biasanya didampingi nasi uduk.

Kesimpulan

Itulah resep semur jengkol sederhana ala rumahan yang bisa menjadi referensi lauk makan Bunda bersama keluarga. Namun, perlu diingat kembali adanya tahap tambahan di mana berguna untuk menghilangkan bau dan membuat tekstur jengkol menjadi empuk.

Bagikan:

Halimah Nurul

Alumni dari STMIK Amikom Yogyakarta, yang sekarang menjadi kontributor di website dapurawit.com.

Tinggalkan komentar